Satu dalam Persaudaraan, Satu Indonesia Sambut Kejayaan!! Yang Muda Yang Berwirausaha - Suara Nahdliyyin
banner 728x90

Yang Muda Yang Berwirausaha

Oleh: Opik Taufiqul Haq

وَحِفْظُ دِيْنٍ ثُمَّ نَفْسٍ مَالٍ نَسَبْ * وَمِثْلُهَا عَقْلٌ وَعِرْضٌ قَدْ وَجَبْ

Wajib memelihara agama, nyawa, harta nasab, akal serta kehormatan

Konsep Ekonomi Pancasila bila direalisasikan dengan baik, kiranya akan bermuara pada masyarakat adil dan sejahtera, tidak ada monopoli, kekayaan tidak menumpuk hanya di segelintir orang. Konsep ini sangat sejalan dengan Maqasid as Syari’ah agar Likayla yakuuna duulatan baina Agniya an Naas

Spirit Muassis Nahdlatul Ulama, KH Wahab Chasbullah dalam membangkitkan ekonomi kerakyatan dan cinta produk bangsa sendiri melalui pendirian Nahdlatut Tujjar masih cukup relevan di masa pandemi Covid-19 sekarang ini. Nahdlatut Tujjar yang lahir tahun 1918 sebagai pra-organisasi NU yang lahir tahun 1926 merupakan sarana dari perwujudan kesadaran akan pentinganya menjemput maisyah. Persoalan ekonomi dan pendidikan masyarakat saat itu menjadi alasan berdirinya Nahdlatut Tujjar.

Berdagang salah satu jalan untuk memperkuat ekonomi sekaligus Dakwah Haaliyah. Aktivitas tersebut sebenarnya berjalan beriringan sambil berdakwah, seperti perjalanan awal Rasulullah SAW yang dimulai dengan menjadi pedagang dan diikuti oleh para Sahabat-sahabat beliau seperti Abu Bakar, Usman bin Affan, Abdurrahman bin Auf. Artinya, kekuatan ekonomi ummat adalah basis yang perlu diperhatikan agar menjadi penopang kelancar dakwah.

Di usia produktif, generasi muda pantasnya menjadi asset pembangunan yang mampu mengisi pos-pos strategis bukan malah menjadi beban pembangunan. Setiap tahunnya lembaga pendidikan formal melepaskan puluhan ribu lulusan. pertanyaannya bagi tidak bisa sekolah lebih tinggi dan atau tidak terserap industri mau dialokasikan kemana?. Berwirausaha?. Pendidikan formal hanya mengajarkan pelajaran kewirausahaan, terbatas pada teori dasar yang tentunya tidak bisa jadi modal utama jadi seorang wirausahawan. Bila dipaksakan bisa mengalami kegagalan, give up, down dan antiklimaksnya jadi pengangguran.

Persaingan dagang di tengah sistem liberal terus terombang ambing, diterpa ketidakpastian dan saling sikut. Maka, pergerakan ekonomi kecil di tengah masyarakat saat ini mulai menemukan titik kemajuannya dan terus bergerak. Tentunya hal itu akan membantu dalam pemulihan ekonomi nasional.

Koperasi Pemuda

Sekiranya ada wadah yang berkesinambungan dan mengajarkan kebersamaan, kewirausahaan, kepemudaan dan hal lain yang mendorong pada aktivitas positif. Lembaga atau wadah yang pada satu sisi sebagai lembaga ekonomi dan di sisi lain sebagai lembaga sosial adalah Koperasi. Lewat koperasi itu kita akan memiliki usaha bersama dan memberikan manfaat kepada semua sebagai anggota, disamping gotong royong, Taawanu ‘alal Birri wattaqwa…., juga belajar berorganisasi dan berwirausaha.

Perlu kiranya di setiap Desa dibentuk koperasi yang bisa jadi sarana bagi anak-anak muda, sehingga tidak perlu dikhawatirkan lagi apabila ada lulusan sekolah yang tidak terserap oleh industri bisa bergabung dengan KOPERASI PEMUDA yang ada di desanya. Para anggota bisa berkarya bersama atau merintis usaha sendiri dengan pendampingan yang sudah berafiliasi dalam hal produksi dan pemasaran dalam koperasi tersebut.

UMKM dan Inbis

Dalam mengamalkan titah Tuhan “Wabtagi fīmā ātākallāhud-dāral-ākhirata wa lā tansa naṣībaka minad-dun-yā….. “. Usaha Mikro Kecil dan Menengah terbukti memiliki kontribusi besar bagi perekonomian Indonesia. Selain itu, kelebihan usaha ini adalah tahan terhadap krisis atau berbagai goncangan ekonomi. Maka menjadi keharusan untuk melakukan penguatan kelompok UMKM yang melibatkan banyak kelompok, termasuk generasi muda. Sektor UMKM sangatlah mudah dalam mengadopsi dan mengimplementasikan teknologi baru dan inovasi dalam bisnis, karena tidak memiliki birokrasi yang rumit dan hanya tergantung owner nya saja yang berhak memutuskan.

Dalam revolusi industri 4.0 teknologi saat ini menjadi salah satu pilar penting bagi kemajuan UMKM. Munculnya berbagai media sosial efektif membantu para pengusaha untuk tumbuh. Munculnya beberapa startup-startup seharusnya mengakomodir para pelaku UMKM dan bukan malah memonopoli pasar. Selanjutnya terkait dengan pemasaran usaha ini bisa difahami dalam hal digital marketing.

Kunci penting untuk menjadikan bisnis dapat berkembang adalah dengan merencanakan dan mengimplementasikan strategi komparasi antara kearifan lokal dan perkembangan jaman. Maka inkubator Bisnis (Inbis) bisa berjalan atau jadi jembatan bagi para pelaku usaha untuk bisa berekspansi. Sudah saatnya UMKM dikenal masyarakat banyak bahkan mendunia.

Inkubator bisnis berperan sebagai sponsor atau konsultan usaha dengan tujuan mempercepat pertumbuhan dan kesuksesan berusaha. Perlunya Inbis ini membantu usaha rintisan baru di tahap-tahap awal pembangunannya dengan memberikan koneksi pada pada investor, pemerintah, supaya usaha yang akan dibentuk ini akan mempunyai cukup modal untuk membangun bisnis. 

Nah Generasi muda bisa memulai usaha dengan menggandeng inkububator bisnis yang ada di daerahnya masing-masing, ataupun bisa menjadi pelaku Inbis itu sendiri berkaitan dengan Digital Marketing yang tentunya hanya bisa dijalankan oleh generasi milenial.

Generasi Muda Sebagai Motor Penggerak

Pengusaha muda yang masuk Koperasi Pemuda dan atau memiliki UMKM akan mampu berinovasi, termasuk dalam pemasaran digital. Digitalisasi menjadikan dunia usaha sebagai sumber pertumbuhan baru pemulihan ekonomi Indonesia saat ini. Generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak Usaha Mikro, karena mereka sudah akrab dengan digitalisasi yang dibutuhkan. Maka untuk tumbuhpun bisa lebih kencang. 

Generasi muda dapat menjawab tantangan masyarakat terutama perekonomian di tengah pandemi covid 19. Saatnya mereka keluar dari goa, lepas dari ketiak orang tua dan berhenti beruforia dengan kesuksesan turunan. Bonus Demografi benar-benar menjadi berkah dan rahmat bagi bangsa ini disamping mereka lebih cerdas terlebih akrab dengan teknologi yang ditopang jejaring pertemanan yang luas hasil interaksi media sosial. “Iz awal fityatu ilal Kahfi faqooluu Rabbanaaa aatinaa mil ladunka rahmatanw wa haiyi’ lanaa min amrinaa rashadaa”.

Wirausahawan muda benar-benar diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat dan memajukan perekonomian negara lewat Koperasi dan UMKM sebagai moda perekonomian yang handal.

Untuk itu, Koperasi Pemuda dan UMKM perlu ditopang dengan beberapa hal. Pertama, kemudahan dalam legalisi atau korporatisasi, juga sertifikasi sebagai penguatan dari posisi UMKM. Kedua, UMKM bisa menciptakan nilai tambah, minimalisir pengangguran dan integritasi digital. Terakhir, pemerintah memberikan advice kemudahan akses keuangan UMKM atau permodalan, karena selama ini lembaga keuangan terkesan masih ragu jika ada yang baru memulai usaha.

Tags:
banner 200x200

Subscribe

Terimakasih anda sudah membaca Artikel ini

No Responses

Tinggalkan Balasan