Satu dalam Persaudaraan, Satu Indonesia Sambut Kejayaan!!
banner 728x90

Tak Lolos Bantuan RTLH, Fatayat Genting Bantu Mahasiswi Bedah Rumahnya

nahdloh.com~ Semarang, Sebuah rumah tidak layak huni (RTLH) dinyatakan tidak lolos dalam pengajuan program bedah rumah lantaran penghuninya belum berkeluarga. Mila Farihah (18 th) warga Dukuh Genting RT 3 RW 6 Meteseh, Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah akhirnya mendapatkan bantuan renovasi secara gotong royong.

Ketua Pimpinan Anak Ranting (PAR) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Dukuh Genting Aniqotunnafi’ah mengatakan, ia bersama kader Fatayat setempat tergerak hatinya untuk turut membantu agar Mila dapat menikmati sebuah hunian yang layak.

“Alhamdulillah dari sedekah sahabat-sahabat Fatayat Genting dan para dermawan, Fatayat Genting bisa menyalurkan 100 dus keramik dan uang sebesar 1 Juta Rupiah,” kata Aniqoh disela kegiatan bedah rumah, Sabtu (16/11/2019) siang.

Mila merupakan gadis yang hidup secara mandiri dengan cara mengajar secara privat (les), kedua orang tuanya telah tiada. Beruntung meski tanpa kedua orangtuanya, ia mendapatkan kesempatan menikmati kuliah di Universitas Islam Negri (UIN) Walisongo Semarang dari jalur beasiswa yang ia dapatkan.

Aniqoh mengakui, melihat kegigihan Mila dalam melangsungkan hidupnya dengan kondisi rumahnya, warga merasa prihatin dan tergerak bergotong-royong untuk membantu merenovasi rumah, “Ide renovasi rumah sebenarnya bermula dari perkumpulan bapak-bapak yang prihatin dengan kondisi rumah tersebut, sehingga muncul ide untuk merenovasi dengan swadaya masyarakat,” bebernya.

Lebih lanjut Aniqoh menuturkan, Mila merupakan putri bungsu dari 4 orang putri bersaudara. Sebagaimana tradisi, anak bontot didaulat untuk mendiami rumah yang semula dihuni orang tuanya, almarhum H Sukiyan. Disebutnya rumah kayu tersebut sejak tahun 1970an belum tersentuh renovasi.

“Saudaranya insya Allah tetap membantu meski hanya sebatas untuk makan dan keperluan lainnya,” ungkapnya.
Ia berharap para kader Fatayat untuk peka terhadap persoalan sosial yang terjadi di masyarakat, “Organisasi Fatayat itu tidak hanya berkontribusi dalam bidang keagamaan saja, tetapi juga harus bisa berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, kesehatan, lingkungan, dan sebagainya,” tuturnya.

Aniqoh yang juga sebagai kader penggerak NU mengimbau kepada warga NU, khususnya sahabat Fatayat untuk terus bergerak di bidang sosial, “Saat ini Fatayat Genting masih menerima donasi untuk kelancaran proses renovasi rumah anak tersebut.

Mila beserta para saudaranya bersyukur atas bantuan tersebut. Ia mengungkapkan terima kasih kepada Fatayat NU dan warga sekitar yang bersusah payah merenovasi rumah peninggalan orang tuanya. Dalam pengerjaan bangunan ia hanya meminta agar desain dan bentuk rumahnya tidak dirubah dari depan sampai belakang.

“Bentuknya masih sama, cuma rencananya kanan kiri ditembok, terus di depan diganti papan yang bagus, itu (papan) kan sudah pada kropos,” kata Aniqoh menerangkan. (Rifqi)

Tags:
banner 200x200

Subscribe

Terimakasih anda sudah membaca Artikel ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Suara Nahdliyyin
About
%d blogger menyukai ini: