Satu dalam Persaudaraan, Satu Indonesia Sambut Kejayaan!!
banner 728x90

Santri, Dakwah ke Negeri Liberty, dan Mazhab Marah-Marah

nahdloh.com

Film The Santri itu belum tayang secara utuh. Yang bisa dilihat hanya trailernya saja.

Komentar-komentar yg hanya didasarkan tayangan trailer, tentu saja sama tidak utuhnya. Trailer bukan alur yang komplit. Ia hanya sedikit suguhan episode yang bisa membumingkan keseluruhan film secara utuh. Tapi kita bebas berkomentar, namanya juga negara demokrasi.

Bahkan sebelum tayang saja sudah rame, ini bisa jadi sebagai keuntungan atau bahkan taktik marketing; biar penasaran nongton. Hukum Machiavelli: “Semakin dilarang, maka semakin dilanggar”. Kata orang Arab: Khalif tu’raf (berbedalah agar dikenal/ditongton!).

Kiyai atau para Ustaz tak sedikit yang mentahzir film ini. Saya sendiri jadi penasaran. Kata berita: akan tayang awal Oktober.

Tentang karangan bunga yang dikirim ke gereja, itu yg dianggap liberal. Saudara boleh sewot dan menyetujui komentar komentar sumbang dan marah. Wajarlah khawatir kalau seikat bunga bisa “menukar aqidah”.
Tapi faktanya tidak demikian. Pandangan kita, kita luaskan sedikit jangan hanya demografi Cimahi atau Karang Nunggal saja, atau Sodonghilir kampung saya sendiri…

Tengoklah ke negeri negeri yang mayoritas Kristen, sementara Muslim minoritas. Prilaku kita sebagai muslim mayoritas yg memperlihatkan cinta kepada Kristen yg minoritas di negeri kita, maka nun jauh seumpama di Washington sana saudara Muslim yg minoritas akan diperlakukan penuh bunga oleh Kristen yg mayoritas. Dan juga di belahan negeri lainnya tak jauh berbeda.

Pendekatan dakwah terhadap umat Kristen dg bunga ini, isyarah-isyarahnya lihat saja dalam surat al Maidah ayat 82-85, juga tafsir-tafsirnya. Terutama kaitan erat dg sebab nuzulnya. Lihat juga sejarah Hijrah pertama kaum Muslimin ke Habsyah (Etiopia) yang memohon suaka kepada raja Najasi yg Kristen. Sehingga akhirnya masuk Islam.

Adapun tentang patung Liberty, jangan dulu marah. Santri melanial global yang telah menyirnakan batasan-batasan dakwah dalam demografi suatu negera, harus mampu berdakwah menembus pusat peradaban dunia nomer wahid saat ini: USA 🇺🇸. Kuasai Amerika! Santri Indonesia yg dipimpin oleh Ust Syamsi Ali asal Bulukumba Sulawesi, telah lama berdakwah di sana dan cukup berhasil membawa Islam keindonesiaan (kalau Saudara mungkin gak mau menyebut Islam Nusantara). Lama menanti santri santri lainnya untuk berdakwah di USA. Tegakan dakwah di negeri patung Liberty. Patung kebebasan. Ubah kebebasan yang salah dengan pembebasan kaum santri yg membawa Islam rahmatan lil’alamin… bukan la’natan lil’amin.

Sedikit sedikit marah. Sedikit sedikit doyan sama tukang marah-marah. Kritik bersama dan berpikir sejenak.

Mohon maaf
Iyer, anggota LAKPESDAM Jawa Barat.

Tags: ,
banner 200x200

Subscribe

Terimakasih anda sudah membaca Artikel ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Suara Nahdliyyin
About
%d blogger menyukai ini: