Satu dalam Persaudaraan, Satu Indonesia Sambut Kejayaan!! Rais Syuriah NU Semarang Pimpin Pemilihan Takmir Masjid An-Nur PBNU - Suara Nahdliyyin
banner 728x90

Rais Syuriah NU Semarang Pimpin Pemilihan Takmir Masjid An-Nur PBNU

nahdloh.com~ Semarang, Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang KH Hanief Ismail memimpin pemilihan Ketua Takmir Masjid An-Nur, Jalan Anggraini Raya, Kelurahan Bulu Lor, Kecamatan Semarang Utara.

Penting diketahui, Masjid An-Nur merupakan sebuah masjid yang diwakafkan kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Praktis, keberadaan masjid Nahdlatul Ulama (NU) tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi PCNU.

Alhasil, KH Naf’an Shaleh terpilih secara bulat sebagai Ketua Takmir pertama dalam forum rembug yang dipimpim Kiai Hanief dengan didampingi Ketua Lembaga Takmir Masjid Nadhaltul Ulama (LTMNU) Kota Semarang KH Farid Zamroni, serta pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Semarang Utara dan Pengurus Ranting NU Bulu Lor.

“Memilih pengurus inti sebaiknya dari MWCNU atau Ranting NU setempat (Bulu Lor, -red) yang lebih banyak berinteraksi dan memahami kondisi setempat,” kata Kiai Hanief dalam siaran persnya, Sabtu, (27/3).

Murid tarekat KH Munif Zuhri Giri Kusumo Demak ini pun berpesan untuk menggiatkan badan otonom (Banom) NU berkegiatan di masjid tersebut. Selain itu, mengajarkan ilmu baca tulis Al-Qur’an dan menjaga amaliah ahlussunnah wal-jama’ah an-nahdliyah atau aswaja ala NU. “Paling utama bisa menggerakkan amaliyah, menghadirkan banom yang ada, termasuk mendirikan TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an, -red). Masjid ini juga harus bisa bersinergi dengan MWCNU dan seluruh Ranting di Semarang Utara,” pesannya.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, Masjid An-Nur diwakafkan pada tanggal 21 Januari 2021 lalu oleh keluarga Rr Elfira Purnamapita secara langsung kepada PBNU di Jakarta yang saat itu diterima langsung oleh Ketua Umum PBNU, Prof Dr KH Said Agil Siraj.

Selanjutnya, PBNU melalui LTMNU Pusat memonitor langsung pemilihan pengurus masjid dengan arsitektur modern dan megah ini. PBNU berharap agar pemilihan pengurus masjid dengan masa khidmah satu tahun bisa menguatkan fikrah, ghirah, harakah dan amaliyah aswaja an-nahdliyah. Karena itu, setelah melengkapi kepengurusan masjid, lanjutnya nama para calon pengurus nantinya akan diajukan ke LTMNU Pusat untuk mendapatkan pengesahan.

Hal itu sebagaimana diketahui bahwa sebelum diwakafkan oleh Elfira, Masjid An-Nur tidak memiliki kejelasan ciri khas dari salah satu aliran organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam. Oleh karena itu, dengan terpilihnya KH Naf’an Soleh yang tak lain merupakan mustasyar MWCNU Semarang Utara bisa memberikan perubahan yang signifikan.

“Marwah masjid ini agar dijaga supaya benar-benar berwajah bintang sembilan. Sekaligus menguat-megahkan syiar dakwah dan manajemen masjid yang berkualitas,” pinta Kiai Hanif mewanti-wanti.

Sementara, KH Farid Zamroni mengaku mantab atas kesepakatan tersebut. Sebab, Kiai Naf’an diakui oleh banyak pihak atas keberhasilannya menyelenggarakan Lailatul Ijtima MWCNU Semarang Utara dengan menghadirkan KH Miftah Maulana Habiburrohman atau Gus Miftah. Kegiatan berlangsung aman dan sukses dihadiri ribuan jamaah yang memadati lapangan Setyaki, Bulu Lor.

“Beliau mampu dan menguasai manajemen konflik, tegas dan juga paham anatomi lingkungan masjid. Lailatul Ijtima itu salah satu buktinya, semoga keputusan bersama ini sesuai harapan kita semua, berkah dan manfaat untuk umat,” tuturnya. (rif)

Tags:
banner 200x200

Subscribe

Terimakasih anda sudah membaca Artikel ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Suara Nahdliyyin