Satu dalam Persaudaraan, Satu Indonesia Sambut Kejayaan!! PPTQ Asnawiyyah Terapkan Aturan Baru New Normal - Suara Nahdliyyin
banner 728x90

PPTQ Asnawiyyah Terapkan Aturan Baru New Normal

nahdloh.com~ Demak, Pondok Pesantren Tahfidzul Quran (PPTQ) Asnawiyyah yang terletak di Desa Pilang Wetan, Kebon Agung, Kabupaten Demak Jawa Tengah menerapkan peraturan baru untuk menyambut New Normal. Peraturan tersebut merupakan adaptasi lembaga pendidikan berbasis kultur tersebut terhadap kebijakan pemerintah dalam menanggulangi Corona.

Menurut Ketua Yayasan Asnawiyah, H. Abi Cholilullah, pihak pesantren terpaksa harus merombak berbagai aturan dan pola yang telah membudaya dalam diri santri, demi terus dapat istikamah dalam mendidik santri.

“Ada beberapa tata kelola Pondok Pesantren di Asnawiyah ini yang diadaptasikan dengan kebijakan new normal, dintaranya proses santri berangkat ke pesantren dibagi menjadi 5 gelombang untuk tetap mematuhi aturan pemerintah tentang Social Distancing,” kata Cholilullah dalam siaran persnya, Kamis (11/6/2020) malam.

Gus Cholil, sapaannya, menegaskan komitmen PPTQ Asnawiyyah dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yakni dengan adanya keharusan bagi para santri untuk mendapatkan surat keterangan sehat dari rumah sakit, membawa masker, gel pencuci tangan praktis, madu, vitamin C, dan beberapa nutrisi pendukung ketahanan tubuh selama di Pesantren.

“Hal ini dilakukan untuk berjaga-jaga terkait penyebaran Covid-19. Jangan sampai pondok pesantren disebut sebagai klaster baru penyebaran Covid-19,” terangnya.

Tak hanya itu, dengan jumlah santri yang bermukim saat ini hampir mencapai 300 orang, dengan perkiraan tambahan 100 orang santri baru, maka beberapa tata tertib dan aktifitas harian yang telah menjadi tradisi juga ikut disesuaikan. Dia menyebut diantaranya tidak diperkenankan menerima kunjungan wali santri, kiriman uang saku bulanan ditransfer, memanfaatkan ruang lain yang kosong sebagai tempat tidur agar tidak bejubel dan makan menggunakan peralatan makan sendiri. “Sementara ini tidak makan bersama senampan,” ujarnya.

Karenanya, Gus Cholil, berharap para santri dapat menimba ilmu di pesantren dengan aman dan nyaman, serta tetap menjaga kebersihan dan kesehatan diri dan lingkungan. “Semoga para santri dapat belajar dengan lebih giat di tengah pandemi yang masih melanda saat ini,” harapnya.

Sebagai ikhtiyar batin, pesantren juga menambahkan qunut nazilah di setiap jamaah shalat, dan doa tolak balak, khususnya untuk bangsa Indonesia.

Sebelumnya, pegawai Puskesmas Kebonagung, Robiin yang mendampingi proses pendataan santri yang kembali ke pondok mengingatkan hal senada untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, dirinya juga memberikan Banner berisikan imbauan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 untuk dipasang di area pesantren. (*)

Tags:
banner 200x200

Subscribe

Terimakasih anda sudah membaca Artikel ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Suara Nahdliyyin
%d blogger menyukai ini: