Satu dalam Persaudaraan, Satu Indonesia Sambut Kejayaan!!
banner 728x90

MENGAPA MEMBENTURKAN ALLOH SWT DENGAN VIRUS CORONA??

Maklumat Masjid Agung Bandung untuk sementara tidak gelar salat berjamaah.

Bismillah…

Di saat musibah covid 19 ini kita banyak membaca pernyataan seperti berikut:

“Takut Alloh ataukah takut corona?”
“Mana yang harus ditakuti? Alloh ataukah corona?”

Dengan bengga diutarakan, sadar atau tidak, pertanyaan tersebut: Seolah-olah menjadikan corona sebagai rival Tuhan. Padahal Alloh itu Esa-Tunggal, tidak punya rival dalam dicintai atau ditakuti.

Seperti pertanyaan sama: Takut neraka? Atau takut Alloh?

Ahli Ma’rifat akan menjawab: Takut neraka karena Alloh yang menciptakan neraka. Seandainya neraka itu produk manusia, maka kita akan mampu mengatasinya. Sehingga tidak ada lagi takut kalau sudah punya sesuatu yang mengalahkan neraka Jahanam.

Khawatir dengan corona karena hakikatnya terjadi atas kehendak Alloh, maka kita wajar khawatir dan takut karena dinisbatkan kepada Alloh. Siapa yang mampu menghentikan “kiriman” Alloh, jika tanpa kehendak Alloh untuk menghentikannya?!

Pernyataan yang membenturkan antara takut oleh Alloh atau oleh corona, akan lebih salah lagi jika menjadi legitimasi kemalasan kita untuk mewaspadai dan mengantisipasi corona.

penutupan mesjid Singapura (Foto: Straits Times)

Lebih salah lagi ketika menyalahkan fatwa ulama untuk menutup sebagian Masjid dengan pluralistik jama’ah yang kompleks. Padahal Ulama berfatwa tentu didasarkan pada kaidah-kaidah hukum syari’at.

Sebelum memberi komentar alangkah baiknya membuka dan memahami Ushul Fiqih dulu.

Kita bertawakal kepada Alloh karena segala taqdir hanya milikNya, dan kita waspada karena kewaspadaan kita menjadi media ibadah kepada-Nya.

القيام بمقتضى الشريعة والوفاء بحق الحقيقة

والله المستعان وواسع المغفرة

(Santri Sukahideng Tasikmalaya)

Tags:
banner 200x200

Subscribe

Terimakasih anda sudah membaca Artikel ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Suara Nahdliyyin
%d blogger menyukai ini: