Satu dalam Persaudaraan, Satu Indonesia Sambut Kejayaan!! Jelang Konfercab NU Kota Semarang Kyai Muharno Ajak Lakukan Perubahan - Suara Nahdliyyin
banner 728x90

Jelang Konfercab NU Kota Semarang Kyai Muharno Ajak Lakukan Perubahan

Gus Nuhin (kiri) KH Ali Mas’adi (kanan) berfoto bersama dalam sebuah kesempatan

nahdloh.com~ Semarang, Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Gunung Pati Kota Semarang mengajak kader NU untuk melalukan perubahan. Yaitu memilih pemimpin baru dan membentuk kepengurusan NU yang visioner dengan diisi generasi muda.

Hal itu dia sampaikan usai mengikuti Bahsul Masail (Pembahasan masalah dalam perspektif hukum Islam) dalam rangkaian acara Konferensi Cabang NU Kota Semarang di kantor PCNU Kota Semarang, pada Rabu, (27/7/2021).

“Kader NU harus bervisi maju. Harus ada perubahan struktur pengurus PCNU Kota Semarang. Perlu diisi kader visioner,” ujarnya.

Kyai pengasuh Ponpes As-Salafy Perbalan
Gunungpati ini mengungkapkan, Ketua PCNU Kota Semarang saat ini, H Anasom, sudah lima belas tahun memimpin NU. Maka mestinya mendorong kader-kader muda untuk menggantikan. Regenerasi.

Menurutnya, jika H Anasom maju lagi dalam pemilihan ketua PCNU Kota Semarang periode 2021-2026, maka itu menunjukkan kepemimpinan beliau gagal dalam kaderisasi.

“Stagnan jika PCNU tidak ganti nahkoda. Berarti gagal dalam kaderisasi. Padahal kegiatan kaderisasi dibangga-banggakan oleh Pak Anasom,” terang ulama yang dikenal ahli kitab kuning (kitab klasik pesantren) ini.

Ditegaskan, kegagalan tersebut bukan faktor H Anasom pribadi, melainkan kegagalan kolektif pengurus NU Kota Semarang.

Karena itu dia mengajak seluruh MWC NU se-Kota Semarang untuk memilih pengurus baru dalam ajang Konfercab yang akan digelar pada Jum’at, (30/7/2021).

“Mari para pengurus MWC yang punya kedaulatan dalam konferensi, menyusun pengurus baru. Kita pilih kader yang membawa perubahan bagi NU Kota Semarang,” ajak dia.

Ditanya siapa calon yang bisa membawa perubahan?
Secara lugas Muharno menyebut nama KH Almamnuhin Kholid. Yaitu Rois Syuriah MWC NU Kecamatan Gunung Pati.

Gus Nuhin, panggilan akrab kyai tersebut, layak dipilih karena terbukti berhasil memimpin NU di Kecamatan Gunung Pati dengan prestasi gemilang.

Diantaranya, berhasil mengaktifkan pengurus ranting 12 kelurahan, dan enam pengurus anak ranting di dusun maupun berbasis masjid.

Ditambah aktif pula seluruh badan otonom (banom) NU baik Muslimat, Fatayat, Ansor, IPNU, IPPNU dan Pagar Nusa hingga tingkat ranting hingga 97% memiliki Surat Keputusan (SK).

“Pengurus Ranting NU aktif di seluruh jelurahan, plus enam anak ranting, serta aktifnya seluruh Banom hingga tingkat ranting, menjadi bukti bahwa Gus Nuhin sukses memajukan NU. Pengurus kami solid dan saling percaya. Selalu rapat rutin setiap bulan. Ini kuncinya,” beber dia.

Tak hanya itu. Lanjut Muharno, di bawah komando Gua Nuhi, MWC NU Gunungpati mampu mengelola Kotak Infaq (Koin) NU sebanyak 2.300 Kotak. Dengan total aset mencapai 460 juta, menjadi bukti kemandirian ditegakkan.

“Gus Nuhin membawa semangat kemandirian organisasi di NU. Beliau juga berhasil menyelamatkan aset masjid dan musholla di bawah nadzir wakaf BHNU sebanyak 83 sertifikat,” lanjut dia.

Dan masih terus berlanjut, MWC NU Gunungpati menjadi yang tecepat dalam pendataan warga NU. Hingga berita ini ditulis, sudah mendata 13.000 orang dalam Sistem Informasi Strategis Nahdlatul Ulama (SISNU).

“Hingga malam ini sudah 13.000 jama’ah (warga NU) yang terdaftar dalam SISNU, dan sekitar 1.456 orang sudah memegang KARTANU,” pungkas dia.

Sekretaris MWC NU Gunungpati Muslich Soekardi menambahkan, NU Gunungpati adalah satu-satunya MWC di Kota Semarang yang memiliki Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas.

BLK Komunitas tersebut dipergunakan untuk mendidik skill kader-kader muda NU di Gunungpati.

banner 200x200

Subscribe

Terimakasih anda sudah membaca Artikel ini

No Responses

Tinggalkan Balasan