Satu dalam Persaudaraan, Satu Indonesia Sambut Kejayaan!!
banner 728x90

Islam Nusantara, Aj. Mufthi : Biar Tidak Asal Bunyi, Fahami dari Sumber Pencetusnya!

Aj. Mufthi saat memberikan ceramah pada acara Mauidlhoh Hasanah dan pengijazahan Kitab Fathul Mujibil Qorib, Jum’at (31/8), di Ponpes al-Hikmah Mugarsari oleh KH.Afifudin Muhajir, Pimpinan Ponpes Salafiyah Syafi’iah Situbondo.

Nahdloh.com~ Tasikmalaya, Hadirnya Istilah Islam Nusantara masih jadi perbincangan hangat. Bukan hanya masyarakat awam, pun orang NU sendiri masih banyak yang belum mengerti maksud tersebut.

Seperti yang diungkapkan oleh Kiai Muda NU Aj.Mufthi, Jum’at (31/8), di Ponpes al-Hikmah Mugarsari, sebelum acara Mauidlhoh Hasanah dan pengijazahan Kitab Fathul Mujibil Qorib dari KH.Afifudin Muhajir, Pimpinan Ponpes Salafiyah Syafi’iah Situbondo.

Aj. Mufthi mengungkapkan, banyaknya salah pemahaman Islam Nusantara, karena tahu Istilah dan mendapatkan penjelasannya bukan dari sumber dari pencetusnya.

“Kalo mau mengerti Islam Nusantara, harus dari sumbernya langsung, jangan menerawang-menerawang! bahaya itu” Papar salah satu pengasuh Ponpes Riyadul Ulum Waddaawah Condong ini

Sambil mengutif istilah “Maqosidullafdhi ‘Ala Niyyati Llafidhi”, beliau melanjutkan, maksud lafad (red. Islam Nusantara), ya yang tahu itu para pencetusnya, jangan cari sumber lain, siapa pencetusnya? ya Ulama-ulama NU.

Aj. Mufthi menegaskan, kalo melihat Islam Nusantara dari orang-orang yang bukan NU, tentu pengertiannya akan salah kaprah.

Suasana Mauidlhoh Hasanah dan pengijazahan Kitab Fathul Mujibil Qorib, Jum’at (31/8), di Ponpes al-Hikmah Mugarsari oleh KH.Afifudin Muhajir, Pimpinan Ponpes Salafiyah Syafi’iah Situbondo.

“Jika terus melihat Islam Nusantara yang ditafsirkan oleh orang-orang FPI dan semisalnya, tentu tidak bakal ketemu. Karena anggapan mereka, adanya Islam Nusantara bakal ini lah, bakal itu lah…hanya prasangka dan salah kaprah saja,” Tutur Kiai dari Rijalul Ansor tersebut.

Terakhir, beliau mengatakan, Islam Nusantara merupakan metode dakwah yang diterapkan dengan memperhitungkan tradisi yang ada di Nusantara. Produk ijtihad dari ulama nusantara yang menyampaikan Islam dengan kesantunan.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Ansor- Banser Kota Tasik beserta jajaran pengurusnya, juga para pimpinan pondok pesantren, santri serta warga sekitar Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. (cp)

Tags: ,
banner 200x200

Subscribe

Terimakasih anda sudah membaca Artikel ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Suara Nahdliyyin
About
%d blogger menyukai ini: