Satu dalam Persaudaraan, Satu Indonesia Sambut Kejayaan!! Hari Jadi Kendal ke-415, Gus Ulil Angkat Semangat Gotong Royong Bangun Kendal - Suara Nahdliyyin
banner 728x90

Hari Jadi Kendal ke-415, Gus Ulil Angkat Semangat Gotong Royong Bangun Kendal

nahdloh.com~ KENDAL, Semangat gotong royong perlu diangkat kembali dalam momentum memperingati Hari Jadi Kabupaten Kendal ke-415 yang jatuh tepat pada hari ini, Selasa, 28 Juli 2020. Pasalnya, dari semangat gotong royong inilah kabupaten Kendal pada mulanya didirikan.

Muhammad Ulil Amri, mantan ketua PC Ansor yang beberapa hari lalu diangkat menjadi ketua dewan penasehat PC Ansor Kendal, mengatakan momentum Hari Jadi Kabupaten Kendal tak bisa dilepaskan dari gotong royong sebagai peletak dasat awal mula berdirinya kabupaten Kendal.

“Seorang pemuda bernama Joko Bahu, abdi dalem Mataram, yang karena jasanya membangun daerah dengan semangat gotong royong, beliau diangkat menjadi bupati Kendal pertama. Semangat mengabdikan diri inilah yang patut kita teladani,” terang Gus Ulil, disela mengantarkan lamaran adik kandungnya, Selasa (28/7/2020) pagi.

Bakal calon bupati Kendal penjaringan PDI Perjuangan itu lebih lanjut menyampaikan, semangat gotong royong yang diajarkan pendiri kabupaten Kendal menjadi pelajaran penting di tengah di tengah situasi pandemi Covid-19.

Menurutnya angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kendal yang terus mengalami peningkatan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah melalui gugus tugasnya. Melainkan harus melibatkan kolaborasi antar semua komponen perangkat daerah dengan segenap elemen masyarakat.

“Pandemi Covid-19 ini telah berdampak ke seluruh sendi kehidupan dan perekonomian masyarakat. Bukan situasi yang mudah, tapi inilah tantangannya. Butuh figur pemimpin yang kuat yang bisa menyatukan semangat untuk bersama-sama menghadapi pandemi Covid-19 ini,” imbuhnya.

Ketika ditanya apa harapannya di hari jadi kabupaten Kendal ke-415, tokoh muda NU yang masih kerabat pendiri pesantren Futuhiyyah Mranggen ini justru mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan situasi yang kondusif menjelang pelaksanaan Pilkada 2020.

“Kita tidak akan bisa berkonsentrasi untuk membangun daerah, pengusaha tidak akan nyaman untuk berinvestasi, pelaku UMKM mengembangkan usahanya, jika situasinya tidak kondusif. Mari jaga kerukunan, apapun pilihan di Pilkada nanti jangan sampai masyarakat terpecah belah,” pungkasnya.

banner 200x200

Subscribe

Terimakasih anda sudah membaca Artikel ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Suara Nahdliyyin