Satu dalam Persaudaraan, Satu Indonesia Sambut Kejayaan!!
banner 728x90

Ahli: Digitalisasi Manuskrip, Inspirasi untuk Merekonstruksi Sejarah Lokal di Kuningan

Nahdloh.com~ Kuningan, DREAMSEA – Misi digitalisasi manuskrip dilanjutkan. Saat ini, tim DREAMSEA sedang mendigitalkan lima koleksi manuskrip di Kuningan, Jawa Barat, Indonesia. Misi yang dimulai pada tanggal 7 September 2018 ini dilaksanakan oleh sejumlah anggota Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa) dan telah menargetkan akan mendigitalkan sekitar 7000 halaman dari 30 bundel manuskrip.

Manuskrip-manuskrip tersebut berasal dari tiga wilayah di kota Kuningan; yaitu Lengkong, Windujanten, dan Timbang. Dalam konteks masyarakat lokal, wilayah-wilayah tersebut merupakan pusat penyebaran Islam di Kuningan pada masa lampau. Hal ini dibuktikan dengan tersebarnya beberapa pesantren tradisional yang terindikasi menyimpan banyak manuskrip.

Dr. M. Adib Misbachul Islam, Doktor dalam kajian filologi yang terlibat sebagai Academic Expert dalam misi ini, mengatakan bahwa para ahli sering tidak menyebutkan Kuningan ketika menulis sejarah di wilayah Sunda, Jawa, maupun dalam konteks kajian keislaman padahal di kawasan ini banyak ditemukan artefak-artefak bersejarah termasuk manuskrip-manuskrip. Untuk itu, Adib berharap bahwa misi digitalisasi ini akan memberikan wacana dan perspektif baru bagi para peneliti di masa yang akan datang.

“Misi digitalisasi ini adalah menyediakan infrastruktur riset. Hal ini akan menginspirasi para peneliti sehingga dapat merekonstruksi dan melengkapi penulisan sejarah yang pernah ditulis sebelumnya”, ungkap Adib.

Aktivitas digitalisasi di Kuningan bertempat di SDIT Al-Fattah Lengkong adalah misi keempat DREAMSEA untuk mendigitalkan manuskrip-manuskrip yang endangered dan affected di Asia Tenggara. Sebelumnya, misi yang sama telah dijalankan di Indonesia (Sumatera Selatan dan Buton) dan juga di Laos (Luang Prabang). Misi-misi tersebut dijalankan oleh PPIM UIN Jakarta dan CSMC Universitas Hamburg yang didukung oleh yayasan Arcadia dari London, Inggris. [MNF]

Tags: ,
banner 200x200

Subscribe

Terimakasih anda sudah membaca Artikel ini

No Responses

Tinggalkan Balasan