Kirab Satu Negeri, #KitaIniSama Bela Agama, Bangsa Negeri!!
banner 728x90

Tumbuhkan Semangat Ber-NU, IPNU Tasikmalaya Adakan Kemah Nusantara

Kemah Nusantara IPNU-IPPNU Kab. Tasikmalaya ( 📷 dok. IPNU)

nahdloh.com~ Tasikmalaya, Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nadhlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Tasikmalaya menyelanggarakan kemah Nusantara di Pondok Pesantren Darussalam Karangnunggal, 8-10, September 2018.

Ketua Panitia Kemah Santri Nusantara Husni Mubarok mengatakan, Kemah Nusantara ini bertujuan untuk menunjukan diri santri yang sejatinya adalah garapan IPNU, dan untuk menumbuhkan semangat ber NU di Kalangan Santri.

“kegiatan ini bertemakan Kembali ke Pesantren kembali ke karakter ideologi bangsa, sebuah tema inspirasi dari tulisan jurnalnya Bapak Ahmad Baso”, kata Husni.

Pesantren saat ini sering dilupakan dengan maraknya ustad medsos, anak muda lebih menggandrungi ustad medsos daripada kyai pesantren, padahal yang jelas sanad dan kapasitas keilmuannya yaitu kyai dari pesantren, mari kita kembali lagi ke pesantren, lanjutnya.

Dr.Soetomo Pendiri Boedi Oetomo pernah menulis bahwa pendidikan kolonial belanda hanya akan melahirkan generasi yang bersing untuk sesuap nasi dan jauh dari kepentingan masyarakat (egois) berbeda dengan pesantren yang menciptakan generasi yang siap berjuang berbaur dengan masyarakat.

Husni menuturkan, kegiatan ini diisi dengan Materi Ideologi seperti ke Aswajaan, Ke NU an, Ke IPNU IPPNU an, Islam Nusantara, Ke Pesantrenan dan Wawasan kebangsaan.

Selain itu juga ada materi lapangan seperti SAR, survival, lingkungan, PBBAB, Kedisiplinan dan Outbound, ujarnya.

Ketua PC IPNU Kabupaten Tasikmalaya, Ali Alimudin berharap, peserta dapat menjadi kader penggerak IPNU masa ini dan siap menggantikan orang tua kita dimasa mendatang.

“Peserta kemah ini nantinya akan kita arahkan untuk mengembangkan IPNU IPPNU di daerahnya masing masing”, harapnya.

Kemah Nusantara ini dihadiri oleh 184 orang. (HM/UAR)

Tags:
banner 200x200 banner 468x60

Subscribe

Terimakasih anda sudah membaca Artikel ini

Suara Nahdliyyin
About
%d blogger menyukai ini: