Selamat Hari Lahir Ansor ke 84, Semoga Tetap Jaya dalam Menjaga Agama dan Bangsa
banner 728x90

Tasyakuran Harlah ke 84, Ansor Siap Menjaga Keberagaman dan Keutuhan Bangsa

Suasana Tasyakur Harlah Ansor ke 84 sekaligus pembukaan Diklatsar-IV Banser Kota Tasikmalaya, Jum’at 27 April 2018 di lapangan Ponpes al-Khoeriyah Bantar (a.Arif)

Nahdloh.com~Tasikmalaya, Peringatan Hari Lahir Ansor ke 84, Kota Tasikmalaya, Jum’at (27/4), dimeriahkan dengan pembukaan Diklatsar-IV dan yel-yel Komando dari sejumlah anggota Banser, serta pengukuhan Banser Anti Narkoba (BAANAR). Perhelatan akbar bertajuk ‘Mencerahkan dan Menggerakan’ itu melibatkan seluruh anggota Ansor-Banser se-Kota Tasikmalaya.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, Tasyakur Harlah yang dihelat di Ponpes al-Khoeriyah Bantar ini dibuat semarak dengan beberapa agenda yang melibatkan beberapa unsur, mulai dari masyarakat, OKP, Kepolisian, instansi-instansi pemerintahan serta Dewan Perwakilan Rakyat Kota Tasikmalaya.

Ketua Harlah Ansor ke 84 Kota Tasikmalaya, Haedar Burhan, mengatakan Harlah Ansor ini suatu berkah, karena 250 pemuda ikut Diklatsar-IV dan satuan Baanar ini bisa terbentuk.

“Alhamdulillah, dalam Harlah ini sekaligus kita adakan pembukaan Diklatsar Banser serta membentuk Baanar. Di samping penguatan ke dalam, adanya Baanar ini juga dapat membantu pemerintah dalam program pencegahan, penyalahgunaan dan peredaran Narkoba.” Terang Ketua Satkorcab Banser ini.

Sebagai organisasi kepemudaan tertua dengan basis massa terbesar di Indonesia, lanjut Haedar, kita terus berkomitmen ambil bagian dalam mengatasi problematika negara kita.

Hal tersebut diperkuat oleh Ketua Ansor Ricky Assegaf dalam sambutannya, Ansor dari awal dibentuk untuk membangun bangsa dan mempertahankannya.

“Ansor lahir 6 tahun setelah Sumpah Pemuda, lahir 11 tahun sebelum Indonesia merdeka. Kita telah disiapkan oleh para Ulama untuk mengobarkan semangat merebut kemerdekaan sekaligus untuk mempertahankannya,”

Kita pastikan negara kita ini aman, nyaman, damai dan utuh, tambah Ricky, terutama siap untuk mempertahankan negara dari rongrongan kelompok-kelompok yang anti keragaman.

“Kita pastikan apakah sahabat-sahabat siap mengorbankan nyawa untuk membela negara ini?” tanya Ricky pada peserta Diklatsar-IV dengan tegas yang kemudian disahut dengan suara lantang peserta “siap”.

Selain diikuti oleh pengurus dan anggota Ansor-Banser, acara yang ditutup doa dan potong tumpeng ini, juga dihadiri jajaran Rais Syuriyah, pengurus PCNU dan MWCNU, Banom-Banom NU, Pimpinan Ponpes al-Khoeriyah Bantar serta Ketua DPRD Kota Tasikmalaya. (Cp)

Tags: ,
banner 468x60 banner 200x200

Subscribe

Terimakasih anda sudah membaca Artikel ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Suara Nahdliyyin
About
%d blogger menyukai ini: