Tahun Politik, Tetap Jaga Ukhuwah!!
banner 728x90

Silaturahmi Ponpes, KH. Uta Wijaya: Pesantren harus dijaga, Jangan hanya dapat “Salam”!

Nahdloh.com~Tasikmalaya, Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdatul Ulama (RMI NU) pusat, melakukan Silaturahmi bersama Pimpinan Pondok Pesantren se Kota Tasikmalaya, Kamis malam (24/1).

Acara yang berlangsung di Ponpes Bahrul Ulum KH. Bustomi Asrama Al-Mursyidi Mabda Takhosus Awipari pimpinan KH. Ahmad Munawwar Hidayatulloh, dimulai dengan pembacaan Al-Qur’an dan Shalawat, dilanjutkan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Subbanul Wathan.

KH. Uta Wijaya Kusuma yang mewakili jajaran Pimpinan Pesantren Bahrul Ulum KH. Bustomi Asrama Al-Mursyidi
Mabda Takhosus mengatakan, “Bahrul Ulum merupakan bagian penting perkembangan Aswaja di Tasikmalaya, sampai sekarang masih mempertahankan pengajaran salafiyah”

KH. Uta Wijaya Kusuma (Kiri) dalam Silaturahmi Ponpes, Kamis malam, 24 Januari 2019 di Ponpes Bahrul Ulum al-Mursyidi Awipari

Menurutnya, pesantren ini terus berpegang pada trilogi NU, yaitu Taswirul Afkar, Nahdlotul Tujjar serta Nahdlotul Wathan.

“Pesantren memiliki dua agen, sebagai agen conservatif menjaga tadisi dan budaya,” ungkap ketua forum pondok pesantren Jabar itu.

Kedua, Beliau melanjutkan, pesantren sebagai agen of change menjaga pesantren atas perkembangan dan perubahan jaman.

KH. Uta juga mengungkapkan agar kita kondisi saat ini dengan menjalankan fungsinya.

“Kita ini jaman milenial, bukan haman kolonial, maka kita persiapkan usulan penting. Pertama, memahami Nidham Whasatiyah, memahami Islam sebagai rahmatan lil’alim” ujarnya.

Yang terpenting,menurutnya adalah Himayatuddaulah, menjaga negara kesatuan yang merupakan kesepakatan atau miisaqiyah, berpegang pada Pancasila, UUD 45, dan Bineka Tunggal Ika

“Dalam Pembukaan UUD 45 dimulai dengan “Atas Berkat Rahmat Allah SWT,” itu pengakuan yang tidak bisa dibantah, maka perlu dijaga,” tuturnya

Terakhir, sebagai pemilik saham terbesar negara Indonesia, maka pesantren harus dijaga, apalagi saat ini sedang jadi primadona, namun selalu dapat salam saja.

Hadir dalam acara tersebut Wakil bendahara RMI NU Habib Soleh, Pimpinan Ponpes Bahrul Ulum KH. Cecep Ridwan, Ketua PCNU KH. Ate Musodiq, Direktur Aswaja Center Kyai Yayan Bunyamin, Jajaran Pengurus Ansor dan Rijalul Ansor, Para Putra Kyai. (cp)

Tags:
banner 200x200

Subscribe

Terimakasih anda sudah membaca Artikel ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Suara Nahdliyyin
About
%d blogger menyukai ini: