Selamat Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke 92
banner 728x90

PKD Ansor, Opik: NU dan NKRI Dirongrong, yang Waras Jangan Ngalah!

Wakil Sekretaris Bid. Kaderisasi dan Advokasi Opik Taufikul Haq saat memberikan mandat kepada Tim Kaderisasi Ansor Kota Tasikmalaya, yang diterima oleh Sahabat Husna Mustofa, Sabtu 20 Januari 2018 pada Grand Opening PKD ke 32 yang bertempat di Gedung PCNU Jl. Dr. Soekardjo. (Istimewa : Foel Malik)

nahdloh.com~ Tasikmalaya, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD). Kegiatan dilaksanakan di gedung PCNU Jl. Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya, Sabtu (20/1). Acara pelatihan berlangsung selama 2 dan akan berakhir hari minggu tanggal 21 Januari 2018.

Kegiatan pelatihan dihadiri Ketua DPRD, Ketua PCNU, Ketua PGM, Ketua Les Bumi, Anggota DPRD Komisi III, Dewan Instruktur Ansor Wilayah, Anggota Dewan Penasehat Ansor, Ketua LP Ma’arif, Puket III STAINU, serta jajaran pengurus Ansor-Banser dan IPNU-IPPNU.

Dalam kesempatan itu, Wakil Sekretaris Bid. Kaderisasi dan Advokasi Opik Taufikul Haq mengatakan, pelaksanaan pelatihan adalah sebagai wujud kaderisasi dengan tujuan agar bisa menjadi seorang pemimpin dan panutan dalam beragama dan siap menjadi benteng negara.

“Saat ini Gerakan Pemuda Ansor yang sudah mengikuti PKD jumlahnya 836 orang. kemudian sekarang ditambah lagi yang ikut hari ini 104 peserta, tentunya sudah melampaui target. Para sahabat-sahabat ini akan digembleng agar memiliki jiwa pemimpin ummat dan siap menjaga keutuhan NKRI”. Ujar Ketua IPNU tahun 2012 ini.

PKD kali ini, Opik melanjutkan, adalah awal dari program 2018 Ansor Tasik yang akan membentuk 1000 kader militan, dengan mengambil tema ‘Yang Waras Jangan Ngalah’.

Ketika ditanya terkait tema tersebut, dia menjelaskan, saat ini sudah nampak ke permukaan yang hendak merongrong kedaulatan dan merongrong eksistensi ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah.

“Mari perhatikan, Kiai-kiai NU terus dilecehkan, dihujat, dibid’ahkan, Kharisma Ajengan-ajengan dipudarkan. Tiada lain, saat ini waktunya yang waras jangan mengalah”. paparnya.

peserta Pelatihan Kader Dasar Ansor Kita Tasikmalaya saat mengikuti sesi acara, Sabtu 20 Januari 2018 yang bertempat di Gedung PCNU Jl. Dr. Soekardjo. (Istimewa : a. Arif)

Senada dengan Opik, Ketua PC Ansor Ricky mengungkapkan, dengan PKD angkatan 32 ini sengaja diseremonialkan dan akan menaikan gradenya sebagai salah satu bentuk perlawanan.

“Kami mendapat amanah dari kasepuhan kita, bahwa setiap kegiatan Ansor harus diseremonialkan, agar tahu kita tidak diam, dan yang waras jangan ngalah, kita bentuk kader militan yang siap berjuang sesuai dengan keahliannya” Terang Ricky.

Mulai saat ini, Ricky menegaskan, jika ada yang berani mengolok-olok Kiai NU, maka saya instruksikan dengan satu kata ‘lawan’. (cp)

Tags: ,
banner 468x60 banner 200x200

Subscribe

Terimakasih anda sudah membaca Artikel ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Suara Nahdliyyin
About
%d blogger menyukai ini: