Selamat Hari Pahlawan, Jasa dan Pengorbananmu akan terus dikenang. Berkarya dalam mengisi Kemerdekaan ini sebagai wujud syukur akan membuat para Pahlawan bangga !!

Mencerahkan

& Menggerakan

banner 728x90

PBNU Sampaikan Duka Mendalam Atas Gempa Sulteng

Foto: Kantor Ditlantas Polda Sulteng di Pantai Talise/Jembatan Kuning, Palu. (Istimewa)

nahdloh.com~ Jakarta, Sekretaris Jenderal PBNU, HA Helmy Faishal Zaini menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa gempa bumi yang mengguncang Donggala, Palu, Jumat (28/9) petang.

“PBNU berduka yang mendalam atas musibah gempa di Donggala, Palu dan sebagian wilayah Sulawesi Tengah. Mari perbanyak istighfar dan berdoa untuk keselamatan saudara-saudara kita,” kata Sekjen Helmy kepada NU Online, Jumat (18/9) malam.

Menurut Sekjen Helmy, langkah terbaik untuk menanggapi bencana alam adalah dengan bermuhasabah dan berinstropeksi diri. “Mari kita mengambil hikmah dari peristiwa ini,” jelas Sekjen Helmy.

Lebih lanjut ia menuturkan bahwa untuk menghadapi musibah ini yang perlu dilalukan adalah saling bahu-membahu membantu korban. “Mari bergandengan tangan untuk membantu korban bencana di Donggala. Satukan langkah dan ulurkan tangan kita bagi saudara kita di sana,” tambah dia.

Menurut Sekjen Helmy, PBNU telah mengambil langkah cepat menginstruksikan Lembaga Penganggulangan Bencana dan Perubahan Iklim NU (LPBI NU) serta Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) untuk segera menyalurkan bantuan dan memberikan pertolongan kepada warga dan daerah terdampak bencana alam di Palu.

Dikutip dari Serambinews gempa bumi berkekuatan 7,7 SR mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/) sore. Gempa membuat masyarakat panik. Bahkan dilaporkan air laut di Teluk Palu, sudah naik tak lama sejak gempa terjadi.

“Sudah empat meter. Sudah lewat tanggul, depan Hotel Palu Beach,” kata Arif, warga Jalan Gadjah Mada, Palu, melalorkan kondisi pukul 18.00 wita.

Pusat gempa bumi berasal Donggala, Sulawesi Tengah terasa hingga wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel).

Warga di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara merasakan getaran gempa yang berdurasi sekitar lima detik itu.

Tepat pada pukul 18.05 Wita, warga di Kecamatan Rantepao, Toraja Utara sebagian keluar rumah karena merasakan guncangan gempa.

Hampir semua wilayah di dua Kabupaten Toraja merasakan gempa. (Red: Kendi Setiawan)

NU Online

Tags:
banner 200x200 banner 468x60

Subscribe

Terimakasih anda sudah membaca Artikel ini

Suara Nahdliyyin
About
%d blogger menyukai ini: