Satu dalam Persaudaraan, Satu Indonesia Sambut Kejayaan!!
banner 728x90

Minta Doa dan Bersihkan Jokowi dari Hoaks, LuhutKunjungi Ulama di Bogor Raya

nahdloh.com~Bogor, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Luhut Binsar Pandjaitan melakukan kunjungan sekaligus silaturahim dengan sejumlah ulama dan kiai di Pondok Pesantren Riyadhul Alliyah, Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/4). Dalam kesempatan tersebut, ia mengklarifikasi sejumlah hoaks yang santer menyerang Jokowi sebagai petahana.

“Mereka minta penjelasan mengenai berita hoaks itu, jadi ya saya jelasin sama beliau ini. Semua, mulai dari utang, China, ekonomi. Segala macam, itu saja. Saya hanya klarifikasi bahwa itu tidak betul,” kata Luhut

Pemerintahan yang saat ini dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi), kata dia, memang kerap diterpa isu negatif. Jokowi sering dianggap sebagai antek-antek asing dan menyebabkan utang Indonesia kepada negara lain semakin besar.

 

Luhut mengaku datang karena diundang oleh kiai dan ulama Bogor Raya. Ia menerangkan sering datang ke pesantren untuk bertemu ulama sejak dulu, bukan baru belakangan ini.

“Dari dulu saya dari zaman Gus Dur, orang karena media sekarang diramai-ramaikan padahal dari dulu saya gitu. Hanya orang kadang tafsirkan aneh-aneh. Jangan buruk sangkalah, silaturahmi itu perlu dirawat,” kata Luhut.

Imbauan Luhut merespons gaduhnya jagat media sosial tentang dirinya yang dituding melakukan praktik jual-beli suara dalam kunjungannya ke Pondok Pesantren Nurul Cholil, Bangkalan, Madura, beberapa waktu lalu.
Luhut mengaku sebagai tamu yang dijamu dan disambut hangat, dirinya hanya dapat membalas dengan memberi bisyaroh sekadarnya untuk membantu pengobatan Kiai Zubair.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Salah satu Tokoh yang hadir H Sulaiman menjelaskan hal serupa. Mereka mengundang Luhut untuk meminta penjelasan soal hoaks yang menerpa Jokowi.

Sulaiman menilai klarifikasi diperlukan agar hoaks tidak terus tersebar di kalangan masyarakat. Menurutnya ulama dan kiai merespons positif klarifikasi Luhut. Bahkan akan meneruskan klarifikasi tersebut kepada santri.

“akan kami sampaikan, itu kewajiban kami untuk jelaskan apa yang kami lihat dan kami rasakan,” kata Ketua Masura tersebut.

Lebih lanjut, H. Sulaiman menjelaskan Pak Luhut adalah orang yg selama ini yang membantu dan peduli terhadap perjuangan Gus Dur ketika beliau sudah tidak menjadi Presiden bahwa ketika Pak Luhut memberikan bisaroh ke kyai adalah hal yang biasa yang Gus Dur lakukan.
Silaturahim ke pesantren merupakan kebiasaan beliau sejak bersama Gus Dur, peduli terhadap pendidikan pesantren, dan banyak membantu legalitas pendirian pesantren agar sejajar dengan yang lain.

Diakhir ia meminta Doa Ulama agar pemerintahan yang akan datang berjakan dengan lancar dan aman.

“Beliau mohon doa supaya pemerintahan yang akan datang, siapapun itu, ya kita dukung dan tidak ada perpecahan di antara bangsa. (Politik) Secara keseluruhan beliau jelaskan, tidak (spesifik),” kata H. Sulaiman yang juga Ketua Masura 01 (Majelis Ulama Rakyat). (Tim)

Tags:
banner 200x200

Subscribe

Terimakasih anda sudah membaca Artikel ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Suara Nahdliyyin
About