Selamat Hari Pahlawan, Jasa dan Pengorbananmu akan terus dikenang. Berkarya dalam mengisi Kemerdekaan ini sebagai wujud syukur akan membuat para Pahlawan bangga !!

Mencerahkan

& Menggerakan

banner 728x90

Menjawab Fitnah Terkait Islam Nusantara

NAHDLOH.COM

Islam Nusantara adalah strategi NU dalam pengejawantahan Islam rahmatan lil alamin, yang mana Islam sudah seharusnya menjadi rahmah bagi seluruh penghuni alam.

Bahwa penghuni alam itu ada manusia, hewan, tumbuhan bahkan jin, seperti itulah adanya. Pada “alam” manusia saja beragam sekali variannya: ada ragam suku, bangsa, ras, negara, bahasa, etnik dan agama: Islam, Kristen, Katolik, Yahudi, Budha, Hindu, Khonghucu dan ragam kepercayaan.

Jadi mengenalkan konsep “rahmah” bagi masyarakat Yahudi Israel seperti yang dilakukan Gus Yahya termasuk pengimplementasian Islam rahma bagi segenap alam tersebut. Sekali lagi, Islam Nusantara adalah Islam rahmatan lil alamin itu sendiri.

Fakta di lapangan, kelompok radikal selalu dan selalu mencemooh istilah “Islam Nusantara” hanya didasari kesalahpahaman mereka sendiri. Proses syar’i berupa tabayun tidak dilakukan oleh mereka. Padahal PBNU atau secara umum NU di berbagai tingkatan, siap dimintai penjelasan terkait apa dan bagaimana Islam Nusantara tersebut.

Kesalahan mereka yang “gagal cerdas” terkait Islam Nusantara tersebut, dipelihara terus menerus. Seharusnya jika belum paham atau tidak mengerti apa itu Islam Nusantara, jalan keluarnya ya harus tanya dong, tabayun kepada siapa yang mencetuskan awal konsep Islam Nusantara tersebut, yang tak lain dan tak bukan adalah NU.

Tapi mereka meninggalkan proses tabayun tersebut padahal dianjurkan Islam. Justru malah mereka koar-koar di luar sana. Mendefinisikan, menafsiri dan memahami apa itu Islam Nusantara “sak enake udele dewe”. Kesalahpahaman mereka dalam memahami Islam Nusantara terus dilestarikan sehingga menimbulkan “paham yang salah”.

Dan lucunya lagi, paham yang salah terkait Islam Nusantara tersebut difitnahlah NU merubah orisinalitas Islam dengan menciptakan Islam Nusantara, sehingga NU dituduh merusak Islam, memecah belah umat dan tuduhan klasik lainnya.

Hai…….kelompok yang anti NU, untuk membantu kalian dalam memahami apa dan bagaimana Islam Nusantara, ikuti sekelumit paparan Habib Lutfi ini, itu pun jika kalian mau dan pikiran kalian masih terbuka. (wp)

==================

HABIB LUTHFI MENJAWAB:

Yg dimaksud Islam Nusantara yaitu menjaga tradisi Islam Nusantara atau amaliyah Islam nusantara yg dibawa para wali songo, yg dibawa para habaib serta ulama2 pendahulu kita sperti tahlilan, rotiban, maulid nabi atau mauludan, ziarah kubur, haul, peringatan nisyfu sa’ban, perigatan nuzulul qur’an dan masih banyak lagi dan itu amaliyah ASWAJA (Ahlussunnah Waljama’ah) yg khas Indonesia atau khas Nusantara.

Jadi ada kelompok yg tidak suka bahkan benci terhadap amalan2 aswaja yg disebutkan tadi, lihat arab saudi. Dahulu arab saudi sperti Indonesia dipegang oleh ulama2 dan para habaib aswaja semua amaliyah di arab saudi sama persis dgn Indonesia ada rotiban, mauludan, tahlil, ziarah kubur, haul.

Namun lihat sekarang arab saudi berubah. Semua amalan2 aswaja dihilangkan oleh kelompok2 tertentu yg sekarang dikuasai wahhabi dan para habaib serta ulama aswaja di arab saudi dibunuh, maqom2 para wali Allah dihancurkan bahkan maqom Nabi saw juga SEMPAT AKAN DIBONGKAR. Alhamdulillah waktu itu NU mengirimkan ulamanya ke arab saudi untuk berdebat langsung.

Yg menolak dan melarang pembongkaran maqom nabi saw yg waktu itu disebut tim hijaz dan Islam Nusantara juga bertujuan melindungi serta menjaga maqom2 para wali Allah yg ada di Nusantara ini supaya tetap terjaga.

Jangan sampai sperti arab saudi maqom2 para wali Allah dihancurkan bahkan rumah nabi saw sekarang diarab saudi dihancurkan dan dijadikan toilet umum. Oleh karena itu jangan berprasangka buruk bahkan sampai berani memvonis sesat, menyesatkan, murtad, kafir.

Jadi sudah jelas Islam Nusantara itu menjaga dan melindungi amaliyah2 aswaja atau tradisi2 aswaja yg ada di Nusantara ini serta melindungi maqom2 para wali Allah di nusantara ini. Semoga kita semua dibersihkan hatinya oleh Allah swt yg maha berkasih sayang dan jangan ikut2an mengkafir2kan menyesat2kan
(Maulana Abah Habib Luthfi bin Yahya)

(Aswaja NU Center) 

Tags:
banner 200x200 banner 468x60

Subscribe

Terimakasih anda sudah membaca Artikel ini

Suara Nahdliyyin
About
%d blogger menyukai ini: