Satu dalam Persaudaraan, Satu Indonesia Sambut Kejayaan!!
banner 728x90

MDS Rijalul Ansor Kota Tasik Sosialisasikan Ijasah Surat al-Fiil untuk Keutuhan NKRI

Aj. Bubung Nizar (Tengah, Jas Hitam) bersama para Pimpinan Ansor-Banser Kota Tasikmalaya, Kamis malam (23/19) di gedung PCNU Kota Tasikmalaya. (Dok. Istimewa)

nahdloh.com~Tasikmalaya, Dalam menyikapi berbagai permasalahan bangsa saat ini, termasuk yang terjadi pada tanggal 22 Mei kemarin, tentu tidaklah cukup hanya sekedar mengandalkan akal, fisik dan rencana matang. Tentu ada hal lain yang harus dilakukan selaku hamba, yaitu memohon dengan penuh kesungguhan kepada sang maha kuasa.

Seperti yang dilakukan saat Banser Kota Tasikmalaya menggelar Apel siaga, Kamis malam (23/5), yang diisi dengan shalawat Asygil serta pengijasahan bacaan Al-Qur’an yang dihadiri Ketua Ansor Ricky Assegaf, Kasatkorcab Banser Haedar Burhan, Sekretaris Husna Mustofa, Wakil Sekretaris Opik Taufiqul Haq, dan para pengurus Cabang Ansor-Banser serta Rijalul Ansor.

Do’a dan Shalawat Asygil sebelumnya telah dilaksanakan yang dipimpin oleh pengurus RJA Ajengan Oni Pardiana di gedung PCNU Jl. dr. Soekarjo Kota Tasikmalaya. Khusus Pengijazahan bacaan Al-Qur’an, diambil dari Ijasah Umum yang tujukan untuk keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, berupa bacaan surat al-Fiil yang dibaca setelah shalat fardhu.

Ijasah tersebut disampaikan oleh KHR. AHMAD Azaim Ibrahimy dalam Majlis Dzikir Basmalah Sukoharjo Nyamplang. Dalam surat tersebut berkisah tentang apa yg direncanakan oleh Raja Abrahah beserta pasukan gajahnya tidak berjalan mulus, karena niatnya jahat, merusak Ka’bah.

Aj. Oni Pardiana saat memimpin do’a dan Shalawat Asygil bersama para kader Ansor-Banser Kota Tasikmalaya, Kamus malam (23/19) di dalam gedubg PCNU Kita Tasikmalaya. (Dok. Istimewa)

Seperti yang dipaparkan oleh Ketua Rijalul Ansor Aj. Bubung Nizar Pamungkas, bahwa banyak hikmah dalam surat tersebut, saat Abrahah yang ingin menghancurkan Ka’bah, disana kekuatan do’a yang diminta Kakek Nabi SAW, Abdul Muthalib pada Allah SWT, untuk melindungi Ka’bah terkabulkan.

“Hikmahnya, apa yang diharapkan kadang tidak sesuai dengan yang diharapkan. Jangan sekali kali melebihi, melawan atas Qudrat Iradat apa yang ditaqdirkan Allah SWT,” ujar Kyai muda NU itu.

Adanya Ijasah itu, menurutnya, jelas sangat dibutuhkan untuk situasi dan kondisi bangsa saat ini. Kita tidak ingin negara ini hancur atau ada sekelompok orang yang ingin bangsa kita terpecah.

“Dengan Ijasah surat al-Fiil tersebut, setidaknya menyadarkan pada kita akan peristiwa orang-orang yang hendak berbuat jahat. Kita berharap begara kita tetap utuh. Siapapun yang merongrong Indonesia setidaknya tidak bisa, bahkan hancur duluan, dan sebaliknya bagi yang terus membela negara Indonesia mudah-mudahan diberikan kekuatan untuk menjaga persatuan dan kesatuan,” jelas Pimpinan Pondok Pesantren al-Muhtariyah mangkubumi ini.

Rencananya, Aj. Bubung akan mensosialisasikan Ijasah al-Fiil tersebut pada seluruh kader, termasuk pondok pesantren atau majlus ta’lim.

“Selain para kader Ansor-Banser dan RJA, kita juga akan dorong pondok-pondok pesantren dan majlis-majlis ta’lim untuk mendawamkan surat ini, tak alim untuk keutuhan bangaa kita tercinta.” Tegasnya. (cp)

Berikut Ijasahnya:

Tags:
banner 200x200

Subscribe

Terimakasih anda sudah membaca Artikel ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Suara Nahdliyyin
About