Selamat Hari Raya `Idul Fitri 1439 H, Minal `Aidin wal Faizin, Kullu `Aam wa Antum bi Khoir, Taqobbala Allohu Minna wa Minkum, Siyaamana wa Siyaamakum, Taqobbal ya Kariim
banner 728x90

Makna Gila dan Berakal serta Negeri Dungu dan Bodoh

Ilustrasi

Nahdloh.com~ Tasikmalaya, Gila disebut dalam tradisi Arab Junun, deklensi (Tashrif) adalah Janna asy-sai’u yajunnu jununan Artinya sesuatu itu tertutupi (Istatara) maka subjek dari kata kerja itu adalah Majnun orang yang tertutup akalnya.

1000 tahun yang lalu terjadi kegilaan karena beberapa faktor, Pada masa pemerintahan Umar Ra. Abdul Aziz ibn yahya an-Nakha’i pernah shalat di suatu masjid , ketika Imam membaca ayat (QS Arrahman {55};46) yang artinya“ dan bagi orang yang takut akan saat menghadap tuhannya ada dua surga “ tiba – tiba Imam itu menghentikan shalat, berubah menjadi gila dan mengembara tanpa tujuan hingga tidak diketahui jejaknya.

“ Imran Ibn Ali Arraqi berkata bahwa Aban Ibn Sayar A-raqi merupakan pemimpina para Qari’ dan orang – orang faqir di Raqqah . dia juga merupakan referensi dalam bidang keilmuan. Suatu hari anak semata wayang nya meninggal diterkam srigala, saking sedihnya dia berkelana tak tentu arah dia menjadi gila tidak betah di rumah dan tidak menetap. Kemudian saya mendapatkan informasi tentang dirinya, saya mendatangai sebuah mesjid saat dia sedang bercengkrama dengan para pemuka masyarakat. Lalu saya pun bertanya. “ Wahai Aban, apakah Kamu Gila “ ??? Aban Menjawab “ Betul “ . Saya gila di hadapanmu dan orang sepertimu. “ Saya bertanya lagi. “ Bagaimana itu terjadi ??, Aban menjawab dengan sebuah puisi :
Menurut kalian akalku telah gila
Demi tuhan, hatiku tidak gila
Dari diriku aku gila.
Demi tuhan manusia, ada yang lebih gila dariku yakni
Yang membeli Dunia dengan Agama.

Dalam kaidah bahasa arab sinonim dari kata majnun adalah al-ahmaq (dungu/bodoh).
Al- hasan dikabari, “ sesungguhnya Ali Ibn Salam dengan kelemahan nalarnya dan kebodohannya bergelimang harta, sementara Si fulan menyebutkan nama – nama beberapa Ahlu Shuffah meninggal dunia karena kelaparan. Al-Hasan menimpali, seperti itulah dunia di bangun ; Ulamanya dalam kondisi buruk – Orang bodohnya bergelimbang Harta, namun kepada Allah perjalanan Akhir semua perkara.

Abu Yusuf al-Qadhi berkata manusia ada tiga macam : Orang gila, orang setengah gila, dan orang berakal. Orang Gila adalah orang yang tak perlu kau risaukan, Justru orang yang setengah gila setengah berkalah yang sangat merisaukan dan membuatmu kelelahan, orang yang berakal lah yang akan membuatmu cukup bantuan.

Seiring dengan fenomena hari ini di negara tercinta Indonesia di gegerkan dengan orang gila yang semakin terkenal, orang gila menjadi fokus perhatian, agama yang mejadii titik sasaran orang gila , seolah olah para pemuka agama adalah dari golongan yang hilang akal, atau Gila, bahkan ada pula yang mecoba mengembalikan ingatan sejarah kelam dengan PKI.

Dengan situasi seperti ini , Potensi yang di inginkan adalah timbul nya ketakutan Masyarakat, kebimbangan masyarakat yang pada akhirnya mencuat saling tuduh dan saling fitnah untuk tujuan kondisi situasi negara semakin kacau. Negeri ini jangan dungu dan bodoh menghadapi situasi seperti ini,masyarakat, pemuka agama, pemerintah, pemegang kendali keamanan, seluruh bagian dari negeri ini jangan malah ikut gila dengan gegernya banyak orang gila di Indonesai ini. Berprilaku wasapada dengan bijaksana adalah tugas kita sebagai masyarakat biasa, jangan Malah berprilaku. Waspada dengan senjata, biarlah para pemegang kendali keamanan yang memakai senjata.

Janganlah kita menjadi Indonesia gila tapi Jadilah Gila Indonesia. Seperti gilanya Qais kepada laila.
Majnun ditanya : “ Apakah engkau mencintai Laila “ ?
Majnun menjawab : “ Tidak “
Majnu kembali di tanya : “ mengapa “ ?
Majnu Menjawab : “ Karena cinta hanyalah tali penghubung sementara tali itu sendiri telah hilang. Kini laila adalah aku dan aku adalah laila.

Ricky Assegaf
(Ketua GP. Ansor Kota Tasikmalaya) 

Tags: ,
banner 468x60 banner 200x200

Subscribe

Terimakasih anda sudah membaca Artikel ini

Suara Nahdliyyin
About
%d blogger menyukai ini: