Selamat Hari Pahlawan, Jasa dan Pengorbananmu akan terus dikenang. Berkarya dalam mengisi Kemerdekaan ini sebagai wujud syukur akan membuat para Pahlawan bangga !!

Mencerahkan

& Menggerakan

banner 728x90

Ketua PCNU Klaten: Bersyukurlah Jadi Jam’iyah NU, Meski Sering “Di-bully”….

Ketua Tanfidziyah PCNU Klaten KH Mujiburrahman saat memberikan sambutan pada acara “1 Juta Kalimat Tauhid” di Masjid Roudlotus Sholihin di Batur, Selasa (30/10/2018) malam.

nahdloh.com~ Klaten, Pengurus dan jamaah Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Klaten menggelar acara “1 Juta Kalimat Tauhid untuk NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), Pancasila, dan tegaknya Islam rahmatan lil’ alamin” di Masjid Roudlotus Sholihin di Batur, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten pada Selasa (30/10/2018) malam.

Ketua Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor NU Klaten Marzuki dalam laporan menyampaikan, acara ini diadakan untuk mengagungkan kalimat tauhid dengan cara NU.

“Oleh sebagian orang, kalimat tauhid itu ditulis di suatu tempat atau benda. Tetapi bagi NU, kalimat tauhid itu dicamkan dalam hati dan diamalkan dalam perbuatan,” katanya.

Marzuki menambahkan, karena peristiwa “pembakaran bendera” di Garut, Jawa Barat, belakangan ini Banser di-bully di mana-mana.

“Maka, kami menginstruksikan kepada Banser Ansor di mana pun untuk tidak mudah terprovokasi, tidak gampang terpancing, dan tidak cepat marah,” ajaknya.

Sedang Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono menyatakan, menjelang Pileg dan Pilpres, situasi dan kondisi di masyarakat cenderung “menghangat”. Karena itu, Kapolres Klaten mengajak jajaran Polri – TNI dan semua elemen masyarakat untuk menciptakan situasi Klaten yang kondusif.

“Polri dan TNI tidak akan mampu menciptakan Klaten yang kondusif tanpa dukungan panjenengan semua. Karena itu, siapapun yang akan “mengacak-acak” Klaten, memecah belah persatuan dan kesatuan, dan menghancurkan Indonesia harus kita lawan. Itu tidak boleh terjadi,” tegas Kapolres.

Kapolres Klaten berpesan, jika suatu saat menemui peristwa seperti yang terjadi Garut, Jawa Barat, maka Banser diminta untuk berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat.

“Kita kontrol situasinya. Kita amankan benderanya. Dan jangan dipukuli (pelakunya). Bendera segera dilipat, dan laporkan ke polisi,” pesan Kapolres.

Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono menghadiri acara “1 Juta Kalimat Tauhid” di Masjid Roudlotus Sholihin di Batur, Selasa (30/10/2018) malam.

Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono menghadiri acara “1 Juta Kalimat Tauhid” di Masjid Roudlotus Sholihin di Batur, Selasa (30/10/2018) malam.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Klaten KH Mujiburrahman mengajak warga Nahdliyin untuk terus bersyukur meski belakangan ini NU di-bully.

“Bersyukurlah kita yang menjadi bagian dari NU. Yang terus setia mengawal NKRI yang berdasarkan Pancasila. yang taat menjalankan dhawuh Rasullulah dan para kyai. Meskipun akhir-akhir ini NU terus di-bully,” ujarnya.

Mujiburrahman menyatakan, berdasarkan fakta sejarah, NU sering di-bully dari masa ke masa. Dan pem-bully-an itu selalu diulang-ulang.

“Tetapi kita (NU) selalu kuat. Kita selalu menang. Buktinya, NU masih eksis sampai sekarang,” tandasnya.

Acara “1 Juta Kalimat Tauhid” ini diisi dengan khataman Alquran, istighotsah, mujahadah, dzikir, dan tahlil. Acara dihadiri ratusan jamaah NU dari unsur pengurus PCNU, GP Ansor, Banser, Pagar Nusa, dan badan ortonom NU lainnya. (L Sukamta)

Wartakita.org

Tags: ,
banner 200x200 banner 468x60

Subscribe

Terimakasih anda sudah membaca Artikel ini

Suara Nahdliyyin
About
%d blogger menyukai ini: