Selamat Hari Lahir Ansor ke 84, Semoga Tetap Jaya dalam Menjaga Agama dan Bangsa
banner 728x90

Kawal Kiai, Ansor Banser Siap Siaga di Tiap Pondok Pesantren

Satkorcab Banser saat mengkondisikan Anggotanya di salah satu Pondok Pesantren Kota Tasikmalaya, Sabtu (27/18)

Nahdloh.com~Tasikmalaya, Dalam menyikapi penyerangan pada Subuh 27 Januari 2018 terhadap Pimpinan Pondok Pesantren Al Hidayah Santiong Cicalengka KH. Umar Basri atau yang sering disapa Ceng Emon Santiong, seluruh anggota Ansor dan Banser langsung disiagakan di sudut-sudut pondok pesantren.

Tidak terkecuali pesantren-pesantren yang berada di Kota Tasikmalaya. Hal tersebut langsung diinstruksikan oleh Satkorcab Banser Haedar Burhan.

Menurut Haedar yang ditemui, Sabtu (27/18) di Ponpes Bahrul Ulum Asrama al-Mursidi dalam apel siaga, menurutnya, peristiwa tersebut tentu menimbulkan keprihatinan dan menuntut kewaspadaan bagi semuanya.

“Kita prihatin atas tindakan biadab terhadap Kiai Pondok Pesantren. Tentu saya langsung siagakan anggota Banser di setiap pesantren”. Ujarnya

Bagaimanapun, lanjut Ujang, Kita siap berkorban apapun untuk melindungi para Kiai atau Ajengan pengayom ummat.

Pernyataan tersebut diamini oleh ketua Ansor Ricky, ia meminta Ansor Banser siaga, jaga Kiai dan keluarganya, bertindak terukur dalam satu komando.

“Ansor-Banser punya tugas dan fungsi melindungi para kiai, jangan abai dengan kejadian yang menimpa kasepuhan-kasepuhan pesantren”. Tuturnya.

Kita akan mendesak pihak kepolisian, tambahnya, agar segera menangkap pelaku dalam menyikapi persoalan ini, karena ini masalah yang sangat serius.

“Segera tangkap pelakunya, saya yakin kepolisian bisa bertindak cepat, karena data dan saksi sudah didapatkan”. Ungkap Ricky yang juga pengasuh pesantren.

Bahkan, menurutnya, dari fakta tempat kejadian, pelaku menganiaya sambil teriak-teriak. Sehingga kepolisian juga perlu mewaspadai gerakan-gerakan yang suka berteriak ‘neraka, kafir, bid’ah’ terhadap sesama muslim.

“Intinya, kami akan terus menjalin silaturahmi dan siap menyiagakan banser di setiap pesantren”. Tandasnya.

Jajaran pengurus Ansor Banser saat bersilaturahmi dan melihat kesiapan Anggota Banser menjaga Pondok Pesantren, Sabtu Malam (27/18)

Sebelumnya, penganiayaan terhadap KH Umar Basri terjadi sekitar pukul 5.30 WIB. Ketika sedang zikir, beluau tiba-tiba diserang seorang pria yang juga ada di dalam Masjid Al Hidayah. Pukulan tangan kosong bertubi-tubi mengarah ke wajah sang Kiai. Pelaku juga menendang kotak.

“Pelaku menendang kotak kayu tempat azan. Sambil mengatakan ieu mah pinarakaeun, nu di dieu mah pinarakaeun kabeh (ini mah neraka, yang di sini neraka semua,” jelas salah seorang saksi di Masjid Al Hidayah.

Kiai segera dilarikan ke RS AMC Cileunyi dan kemudian dirujuk ke RS Al-Islam untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. (cp)

Tags: ,
banner 468x60 banner 200x200

Subscribe

Terimakasih anda sudah membaca Artikel ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Suara Nahdliyyin
About
%d blogger menyukai ini: