banner 728x90

Jokowi: Gus Dur Pasti “Geregetan” sama Kelompok yang Memaksakan Kehendak

Jokowi: Gus Dur Pasti “Geregetan” sama Kelompok yang Memaksakan Kehendak

Nahdloh.com~ Jakarta, Presiden Joko Widodo mengenang Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sebagai tokoh yang mengingatkan bawa Indonesia merupakan milik bersama, bukan milik golongan atau perseorangan.

Oleh karena itu, Indonesia sebagai negara harus dikelola dengan konstitusi yang bisa menaungi segenap masyarakat, bukan aturan yang lainnya.

“Saya percaya, Gus Dur pasti gemes,geregetan, kalau melihat ada kelompok yang meremehkan konstitusi, mengabaikan kemajemukan, memaksakan kehendak, melakukan kekerasan, radikalisme dan terorisme,” kata Jokowi saat memberikan sambutan di Haul Gus Dur ke-7 di Jakarta, Jumat (23/12/2016).

Jokowi lalu menyinggung adanya pihak-pihak yang kini tidak bisa membedakan kritik dan hinaan terhadap pemerintah. Pihak-pihak itu, kata Jokowi, beralasan hanya mengkritik sebagai bagian dari demokrasi.

Padahal, yang dilakukan sudah mengarah pada penghinaan, penghasutan, hingga upaya makar terhadap pemerintah.

“Kalau ini kita teruskan, energi besar kita habis untuk hal yang tidak perlu. Bisa-bisa kita lupa strategi besar negara kita, lupa bagaimana strategi nasional kita, lupa semuanya karena kita ribut ribut dan ribut,” ucap Presiden.

Harusnya, lanjut Jokowi, kita bisa bersyukur karena di saat negara lain tengah mencari arah, Indonesia sudah memiliki Pancasila. Dengan dasar negara itu, seharusnya Indonesia bisa membangun lebih cepat.

Jokowi pun lalu menyinggung soal ucapan Gus Dur yang dikenang banyak pihak hingga sekarang.

“Kalau Gus Dur masih ada, pasti dia bilang kita ini masih kayak anak TK. Pasti digitukan oleh Gus Dur,” ucap Jokowi disambut tawa hadirin.

Penulis: Ihsanuddin
Editor: Fidel Ali

 

Sumber: kompas.com

banner 200x200

Subscribe

Terimakasih anda sudah membaca Artikel ini

No Responses

Tinggalkan Balasan