Semoga 2019 Lebih Berkah! Selamat Menyambut Tahun Baru Syamsiyyah
banner 728x90

Fatayat Kota Tasik: Berwawasan dan Berakhlakul Karimah Sebagai Bentuk Tanggung Jawab Pada Agama dan Bangsa

nahdloh.com~ Tasikmalaya, Peringatan Maulid Nabi Muhammad Fatayat Kota Tasik harus mengimplementasikan Akhlakul karimah dalam kehidupan Bermasyarakat.

Pesan itu disampaikan oleh Ketua PC Fatayat NU Kota Tasikmalaya Affi Endah Nafilah, M.Pd dalam sambutan Pengajian Bulanan sekaligus Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Ahad (9/12) yang bertempat di Gedung Pendopo jalan Empangsari Tawang

“Anggota Fatayat harus berilmu, berwawasan dan berkahlaqul karimah, karena bertanggung jawab pada perkembangan agama dan bangsa.” Ungkapnya.

Acara pengajian bulanan merupakan kegiatan rutin yang biasa dilaksanakan dalam rangka silaturahmi, menggali ilmu, mengaji dan bertukar informasi bagi anggota Fatayat.

Sementara Ketua PC NU kota Tasikmalaya bapak KH. Ate Musodik Bahrum berpesan agar Jam’iyah NU harus semakin kompak dalam melaksanakan dan mendorong berbagai kegiatan NU dan Banom melalui Ijtima, dan kegiatan rutin lainnya.

“Jam’iah harus mendorong semua kegiatan NU dan Banom-banomnya,” Ujar pimpinan Ponpes Raudhlatul Muta’alimin Cilendek itu.

Selainitu, Ketua PC NU juga menyinggung terkait perekonomian dalam programnya.

“Warga NU mesti mendukung gerakan sektor perekonomian yang diprogramkan PCNU Kota Tasikmalaya, meliputi Pemberdayaan BMT dan belanja di Kimonu (kios Moden NU) yang sudah ada dan akan segera dibuka beberapa Kimonu lagi dalam waktu dekat.” katanya.

Sebab, menurutnya, prinsip Kimonu itu dari, oleh dan untuk warga NU dan sebagian keuntungan dan zakatnya akan disalurkan ke Lazisnu.

Pada akhir acara diisi dengan Tausiyah oleh KH. Asep Abdullah.Beliau menyampaikan “Perempuan dimuliakan setelah kelahiran Rosul. Oleh karena itu, kita Wajib memuliakan momentum kelahiran Rosul.”

Masih dalam paparannya, bahwa mulia seseorang menurut Allah bukan karena Jenis kelamin, harta, turunan tapi karena Ketaqwaannya (ina akromakum indallohi Atqookum), dimana taqwa yang hakiki yakni manusia menyadari diciptakan, dijaga, diberi rizki oleh Allah Dzat Yang Maha Kaya dan tak pernah ingkar janji.

Perempuan dalam keluarga dan masyarakat harus mengedapankan Akhlaq, lanjutnya, meneladani Akhlaq Rasul, yakni akhlaq al quran. Sebab perempuan mendidik anak-anaknya dan menjadi teladan di rumah.

“Ibu bapak yang ta’at dan berakhlak akan ditaati anak-anaknya, sebagai generasi penerus Bangsa dan agama.” pungkasnya. (Nunun Nuraeni)

Tags: ,
banner 200x200 banner 468x60

Subscribe

Terimakasih anda sudah membaca Artikel ini

Suara Nahdliyyin
About
%d blogger menyukai ini: