Selamat Hari Pahlawan, Jasa dan Pengorbananmu akan terus dikenang. Berkarya dalam mengisi Kemerdekaan ini sebagai wujud syukur akan membuat para Pahlawan bangga !!

Mencerahkan

& Menggerakan

banner 728x90

Cinta Arab dan Tanah Air

NAHDLOH.COM

Perdebatan tentang identitas kebangsaan masih terus saja berlangsung. Pihak pertama merasa Bangsa Arab paling utama, yang dimaksud disini sebenarnya adalah Bangsa Arab yang Akidahnya Ahlussunah yang sama seperti di Indonesia, seperti Sayid Muhammad bin Alawi al-Maliki. Pihak kedua yang lebih mempromosikan cara berislam di negerinya seolah lebih unggul dari Arab, maksudnya adalah Arab dalam wajah mereka saat ini, yang gemar membidahkan, mensyirikkan, hingga membunuh. Tentu saja ‘Arab’ disini tidak general. Bagian pihak kedua ini tetap memuliakan Ulama Arab seperti Sayid Muhammad bin Alawi al-Maliki. Jadi perdebatan antara mereka ini beda sudut pandang.

Dalil Keutamaan Bangsa Arab

Dijelaskan dalam sebuah hadis:

ﻭﺧﻠﻖ اﻟﺨﻠﻖ ﻓﺎﺧﺘﺎﺭ ﻣﻦ اﻟﺨﻠﻖ ﺑﻨﻲ ﺁﺩﻡ، ﻭاﺧﺘﺎﺭ ﻣﻦ ﺑﻨﻲ ﺁﺩﻡ اﻟﻌﺮﺏ، ﻭاﺧﺘﺎﺭ ﻣﻦ اﻟﻌﺮﺏ ﻣﻀﺮ، ﻭاﺧﺘﺎﺭ ﻣﻦ ﻣﻀﺮ ﻗﺮﻳﺸﺎ، ﻭاﺧﺘﺎﺭ ﻣﻦ ﻗﺮﻳﺶ ﺑﻨﻲ ﻫﺎﺷﻢ، ﻭاﺧﺘﺎﺭﻧﻲ ﻣﻦ ﺑﻨﻲ ﻫﺎﺷﻢ

Allah menciptakan seluruh makhluk, kemudian Allah memilih keturunan Adam (manusia), lalu Allah memilih Bangsa Arab, kemudian memilih Suku Mudlar, lalu memilih Kabilah Quraisy, lalu Bani Hasyim, kemudian Allah memilihku (HR Thabrany dan Baihaqi. Al-Hafidz Al-Haitsami berkata: Di dalam sanadnya terdapat perawi Hammad bin Waqid, ia dlaif namun muktabar)

Meskipun hadis yang menyebutkan teks Arab di atas dlaif, namun diperkuat dengan hadis yang hampir sama:

ﻭاﺛﻠﺔ ﺑﻦ اﻷﺳﻘﻊ، ﻳﻘﻮﻝ: ﺳﻤﻌﺖ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻳﻘﻮﻝ: «ﺇﻥ اﻟﻠﻪ اﺻﻄﻔﻰ ﻛﻨﺎﻧﺔ ﻣﻦ ﻭﻟﺪ ﺇﺳﻤﺎﻋﻴﻞ، ﻭاﺻﻄﻔﻰ ﻗﺮﻳﺸﺎ ﻣﻦ ﻛﻨﺎﻧﺔ، ﻭاﺻﻄﻔﻰ ﻣﻦ ﻗﺮﻳﺶ ﺑﻨﻲ ﻫﺎﺷﻢ، ﻭاﺻﻄﻔﺎﻧﻲ ﻣﻦ ﺑﻨﻲ ﻫﺎﺷﻢ»

Watsilah mendengar Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda: “Allah telah memilih Kinanah dari anak keturunan Ismail, lalu Allah memilih Kabilah Quraisy, kemudian Allah memilih Bani Hasyim, lalu Allah memilihku” (HR Muslim)

Dan sudah maklum, keturunan Nabi Ismail adalah bagian dari Bangsa Arab.

Dalil Kesetaraan Manusia

Dalam rangkaian haji wada’ Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

” ﻳﺎ ﺃﻳﻬﺎ اﻟﻨﺎﺱ، ﺇﻥ ﺭﺑﻜﻢ ﻭاﺣﺪ ﻭﺃﺑﺎﻛﻢ ﻭاﺣﺪ، ﺃﻻ ﻻ ﻓﻀﻞ ﻟﻌﺮﺑﻲ ﻋﻠﻰ ﻋﺠﻤﻲ، ﻭﻻ ﻟﻌﺠﻤﻲ ﻋﻠﻰ ﻋﺮﺑﻲ، ﻭﻻ ﺃﺳﻮﺩ ﻋﻠﻰ ﺃﺣﻤﺮ، ﻭﻻ ﺃﺣﻤﺮ ﻋﻠﻰ ﺃﺳﻮﺩ ﺇﻻ ﺑﺎﻟﺘﻘﻮﻯ، ﺃﺑﻠﻐﺖ؟ “

“Wahai manusia, sungguh Tuhan kalian hanya satu, bapak kalian juga satu. Ketahuilah, tidak ada keutamaan bagi orang Arab atas orang Ajami. Juga orang Ajami tidak lebih utama dari orang Arab. Orang hitam tidak lebih utama dari pada orang warna merah, dan sebaliknya. Kecuali dengan takwa. Apakah aku sudah menyampaikan Wahyu?” (HR Ahmad)

Hadis lainnya adalah sabda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam kepada Abu Dzar:

اﻧﻈﺮ ﻓﺈﻧﻚ ﻟﺴﺖ ﺑﺨﻴﺮ ﻣﻦ ﺃﺣﻤﺮ ﻭﻻ ﺃﺳﻮﺩ ﺇﻻ ﺃﻥ ﺗﻔﻀﻠﻪ ﺑﺘﻘﻮﻯ (ﺣﻢ) ﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﺫﺭ.

“Perhatikanlah, engkau tidak lebih baik dari pada orang yang berkulit merah atau hitam. Kecuali engkau mengunggulinya dengan takwa” (HR Ahmad)

Ketika menjelaskan (Syarah) dari hadis yang senada di atas, Ahli hadis dari Mesir, Syekh Al-Munawi berkata:

ﻭاﻟﺘﻘﻮﻯ ﻏﻴﺐ ﻋﻨﺎ ﺇﺫ ﻣﺤﻠﻬﺎ اﻟﻘﻠﺐ ﻓﻼ ﻳﺠﻮﺯ ﻟﻠﻤﺘﻘﻲ ﺃﻥ ﻳﺤﻘﺮ ﻣﺴﻠﻤﺎ ﻭﻛﻴﻒ ﻳﺤﺘﻘﺮﻩ ﻭﻫﻮ ﻻ ﻳﻌﻠﻢ اﻟﺨﺎﺗﻤﺔ ﻟﻨﻔﺴﻪ ﻭﻻ ﻟﻪ؟ ﻭﻧﺒﻪ ﺑﺎﻷﺧﻮﺓ ﻋﻠﻰ اﻟﻤﺴﺎﻭاﺓ ﻭﺃﻥ ﻻ ﻳﺮﻯ ﺃﺣﺪ ﻟﻨﻔﺴﻪ ﻋﻠﻰ ﺃﺣﺪ ﻣﻦ اﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﻓﻀﻼ ﺇﺫ ﻳﻠﺰﻡ ﻣﻨﻪ ﻗﻄﻊ ﻭﺻﻠﺔ اﻷﺧﻮﺓ اﻟﻤﺄﻣﻮﺭ ﺑﻬﺎ

“Ketakwaan tidak terlihat dari kita, sebab tempatnya di hati. Maka tidak boleh bagi orang yang bertakwa merendahkan orang Islam. Bagaimana mungkin dia menghina Muslim lain sementara dia tidak tahu akhir hidupnya? Nabi mengingatkan persaudaraan secara setara dan tidak melihat dirinya memiliki keistimewaan di atas Muslim lain. Sebab hal itu menyebabkan terputusnya persaudaraan yang diperintahkan” (Faidl Al-Qadir 6/271)

Kesimpulan

Dari segi dalil menunjukkan bahwa Allah memang memberi keunggulan pada golongan tertentu. Di dalam Al-Qur’an misalnya:

“Hai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu dan (ingatlah pula) bahwasanya Aku telah melebihkan kamu atas segala umat.” (Al-Baqarah: 47)

Meski ‘Bangsa’ Yahudi diberi keunggulan, namun bukan serta merta menjadi bangsa yang terbaik, justru banyak disebut dalam Al-Qur’an kemurkaan Allah kepada mereka karena membunuh para Nabi, memakan riba, kemungkaran dibiarkan dan seterusnya.

Demikian pula umat Rasulullah shalallahu alaihi wasallam ini, ada beberapa hadis yang menyebut keutamaan bangsa atau kabilah, seperti Arab, Yaman, Syam dan lainnya. Namun keunggulan tersebut tidak serta merta menjadikan mereka orang terbaik sisi Allah, melainkan dengan takwanya. Namun jika ada ulama dari negeri Arab ditunjang dengan keilmuan dan akhlak, kita tahu sendiri kemuliaannya.

Saya yang lahir di negeri ini tetap mencintai tanah air kelahiran saya. Namun juga saya mencintai Bangsa di mana Nabi kami diutus, menerima wahyu dan dikebumikan bersama para Sahabat dan ulama-ulama Islam. Juga, saya tidak pernah membenci atau merendahkan Muslim dari negeri yang lain….

oleh : KH. Ma’ruf Khozin

( Aswaja Center Jawa Timur )

Tags:
banner 200x200 banner 468x60

Subscribe

Terimakasih anda sudah membaca Artikel ini

Suara Nahdliyyin
About
%d blogger menyukai ini: